CurCol: Like, euh GANGGU!

Hari ini ada yang berbeda. Bukan hari ini maksudku, hari-hari ini. Berbeda. dengan caranya menghindar, caranya tak mau lagi berbicara, atau caranya berkata BOSAN dengan kata yang halus. Entahlah apa makna yang sebenarnya, jelasnya dia berbeda.

Aku sebenarnya sering berprasangka, "mungkin dia sibuk, atau terlalu penat dengan aktivitasnya yang padat, atau alasan lain."

Tapi tadi kulihat dari jauh, ia seperti terlalu senang untuk prasangka ku itu. Atau hanya aku yang kurang terlalu banyak bergaul sehingga tak tahu apakah itu kesenangan, atau apa. Pastinya ini hanya pandanganku. Seorang yang selalu dikata-katai bisu, dingin, sombong ataupun kata-kata yang sering terdengar untuk seseorang yang jarang berbicara lainnya.

Apa ia mulai paham rasa malu? Sehingga akhirnya ia tahu, memalukan menemukanku di hidupnya? Mungkin dia berpikir begitu. Atau mungkin saja jelas! Jelas ia mulai merasa paham tentang rasa malu.

Bodoh sekali saya. Awam! Culun!

Maaf, tulisan ini bukan bermaksud aku mengecewakan kalian. Aku masih akan tetap keluar dari rasa menyerahku seperti yang ku janjikan. Ini hanyalah isi hati yang sulit untuk dipendam. Aku ingin menceritakannya saja disini.

Itu saja.

Tunggu sebentar, ia mengirim pesan Whatsapp padaku. Nanti dilanjut. Sssttt... ini rahasia.
Nandar IR

Calon penulis, menyukai videografi, dan hobi berpikir di kala rebahan. Harus kenal dekat dulu, baru asyik diajak ngobrol. Bukan berarti bersikap dingin, hanya kurang percaya diri memulai obrolan.

Posting Komentar

Hai, senang bisa mendapat komentar darimu! 😊

Lebih baru Lebih lama