#NegeriMimpi: Bully Sampai Mimpi



Tadi malam mimpi datang sangat mencekam. Terlintas seseorang, mungkin beberapa orang datang menghinaku. Entah apa hinaannya, tapi itu menyakitkan.

Hingga aku tak sadar, seperti kerasukan. Menyerang balik mereka, melempar beberapa buku dan tas ke badan mereka.

Aku mengamuk tak henti. Aku berteriak seraya menangis menjerit, tak kuasa lagi menahan kebencian. Kuluapkan semua dimimpi itu.

Sayangnya kedatangan itu hanya mimpi sejenak. Bukan kenyataan. Padahal aku menginginkannya.

Jika tak pernahpun terjadi, aku berharap kesuksesanlah yang menghentikannya. Aamiin...
Nandar IR

Calon penulis, menyukai videografi, dan hobi berpikir di kala rebahan. Harus kenal dekat dulu, baru asyik diajak ngobrol. Bukan berarti bersikap dingin, hanya kurang percaya diri memulai obrolan.

Posting Komentar

Hai, senang bisa mendapat komentar darimu! 😊

Lebih baru Lebih lama