Aku Mau Kembali

Aku mau sedikit curhat. Ini soal kepribadianku yang terlalu banyak kulakukan secara salah. Bukan soal introvernya, tapi yang lain. Aku tak bisa menyebutnya, terlalu aib.

Tapi pada intinya aku tak mau menangis oleh kelakuanku sendiri. Tidak mau ego dan terus melakukan itu. Capek, tidak ada guna. Aku ingin kembali ke masa laluku yang penuh dengan otak sehat dan cerdas. Benar-benar cerdas.

Hal penting lainnya, aku akan memperjuangkan hidupku oleh diriku sendiri. Tak mau ada orang lain. Bukannya tidak butuh, tapi sungkan untuk merepotkan. Lagipula aku ingin mengukur kejantananku, seberapa kuat aku sebagai lelaki sejati. Jika dulu saja aku berani bicara soal ingin merasakan jadi mereka, maka aku juga harus berani kembali kepada perasaanku sendiri. Kembali ke masa lalu. Bukan menjelajah waktu, tapi kembali pada sikapku lagi. Seperti dulu.

Ya, memang sangat sulit. Apalagi kini aku sudah terlalu nyaman dengan sendirian. Tapi kukira tak perlu menyalahkan keadaan. Ing sya Allooh, moto hidup di Facebook ku akan kukerjakan.

Cukup sampai di sini, hamba mau kembali. Otakku terlalu brilian untuk berlekuk pada ketidakpentingan. Aku butuhkan-Mu. Sungguh, aku ingin kembali.

But, i'm only human. I need you, if you read this. Iya, aku butuhkan kamu kalau suatu saat nanti aku terjatuh dan mengeluh. S.
Nandar IR

Calon penulis, menyukai videografi, dan hobi berpikir di kala rebahan. Harus kenal dekat dulu, baru asyik diajak ngobrol. Bukan berarti bersikap dingin, hanya kurang percaya diri memulai obrolan.

Posting Komentar

Hai, senang bisa mendapat komentar darimu! 😊

Lebih baru Lebih lama