Istirahat Sejenak.

Istirahat sejenak

Hal paling tidak kusukai lainnya dalam hidup adalah meninggalkan yang tak sepatutnya ditinggalkan. Alasannya juga tak kusukai. Alasan soal tulisan teori-teori yang bakal jadi sampah suatu hari. Tak akan dihargai.

Mau bagaimana lagi, teori-teori macam itu terpaksa wajib dituntaskan. Bukan soal takut gagal dapat gelar, tapi soal tanggung jawab hati kedua orang tua. Mereka lebih penting dibanding gelar yang mereka harapkan itu sendiri.

Atas nama keterpaksaan, lagi dan lagi, aku akan meninggalkan sejenak hobi menulis di blog Ruang eNIeR. Ingat, "sejenak". Bukan benar-benar berhenti untuk kesekian kalinya, macam dulu. Aku pasti akan kembali mengembangkan blog kesayanganku itu, bahkan mudah-mudahan memiliki domain sendiri. Aamiin.

Aku akan kembali aktif menulis di blog ketika urusanku dengan kampus sudah selesai. Minimal sudah lulus sidang. Biar otakku benar-benar encer mencurahkan ide-ide yang kadang absurd, dan menyapamu lagi. Pasti aku kembali, jangan rindu.

Ah, sungguh berat meski hanya sejenak. Bukan soalan lebay atau apa, tapi rasa takut kembali masuk jurang kegagalan itu selalu menghakimi. Takut jika blogku ini bernasib sama dengan pendahulunya. Ya... semoga saja tidak. Sebab blog ini benar-benar, sungguh, sudah pas dengan harapanku sejak dulu.

Ya sudahlah, besok-besok aku juga kembali lagi mengurusmu. Kan, kubilang ini hanya sejenak, bukan selamanya.

Jadi, sebelum aku mengucap salam sejenak, izinkan aku berharap padamu, terutama pada-Mu.

Aku harap, blogku semakin berkembang dengan sedikit demi sedikit usahaku.

Aku harap, blogku bermanfaat untukku dan pembaca setia maupun baru.

Aku harap, domain harapanku bisa cepat terbeli dan mempercantik blogku.

Aku harap, tiba-tiba ada seseorang yang membelikan domain itu secara gratis. Hehe, bercanda. Tapi ngarep juga.

Aku harap, cerpen-cerpen yang numpuk di notebook "sekarat"-ku bisa secepatnya terbit di blog, bahkan di buku.

Aku harap, awan langit tahu aku sedang memperjuangkan mimpinya juga. Hei, aku sungguh rindu.

Aku harap, semua harapku benar-benar bisa diwujudkan-Nya. Aku sedang berusaha.

Huh... sekian saja. Sampai jumpa di lain waktu dengan otak segar di kepalaku. Awas, kuingatkan sekali lagi, jangan rindu.

Wassalaam, Nandar IR, owner of Ruang eNIeR.


NB: Jadi lupa. Aku punya dua tulisan lagi yang siap terbit untuk dua minggu ke depan. Sudah dijadwal, kok. Tunggu saja, kalau kamu mau membacanya.

Nandar IR

Calon penulis, menyukai videografi, dan hobi berpikir di kala rebahan. Harus kenal dekat dulu, baru asyik diajak ngobrol. Bukan berarti bersikap dingin, hanya kurang percaya diri memulai obrolan.

Posting Komentar

Hai, senang bisa mendapat komentar darimu! 😊

Lebih baru Lebih lama