Opini: Kontroversi Layar Kaca
Layar kaca merupakan sarana hiburan semua rakyat. Dari rakyat bawah, hingga rakyat atas. Dari sikecil, hingga anak-anak dewasa. Tayang secara terus-menerus tanpa jeda, kebanyakan. Adapula stasiun dengan jeda layar statis dibarengi lagu-lagu harmonis. Berbagai acara dipertontonkan untuk dinikmati berbagai kalangan. Mulai dari acara hiburan, berita, dan yang lainnya. Acara berita terkadang memunculkan anti fakta, menawarkan kegaduhan hingga adu domba, mempermalukan pihak berbeda dan membela pihak yang dibela. Penentunya hanya dua, politik dan agama. Untuk era ini. Menutupi kejanggalan tuan penguasa yang dibela dan menggoreng isu miring calon penguasa lainnya. Aib yang sejatinya dibiarkan terpendam oleh tuhan, dengan angkuhnya manusia taburkan untuk dinikmati bersama kawan. Pun sebuah hiburan yang biasanya menjadi acara paling diandalkan. Bisa menaikkan rating stasiun TV dan ketenaran. Sintetron misalnya. Acara drama TV yang kini, sering menampilkan adegan-adegan yang katanya cinta sejati...