Tiga kali dengan keluhan, padahal, aku sedang berjanji melawan waktu. Melawan tekad sanubari. Rasanya perih mengingkari janji sendiri sedang aku tak tahu sama sekali.
Perjalanan yang biasanya dibarengi suara musik di telinga, sudah jadi hampa. Memusuhi, menghakimi, melukai. Aku, pergi dalam rasa bersalah tingkat hakiki. Perjalanan ini dan cucuran keringat ini bisa jadi saksi.
-Dalam sebuah angkot oranye, Singaparna-Tasikmalaya
DONASI VIA TRAKTEER
Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi yang diberikan, akan digunakan untuk keperluanwww.nandarir.com. Terima kasih.






