Puisi-puisi 'Anumerta.' dari Nandar IR

Puisi-puisi AnumertaInstagram/indra.rahayupm (Kolaborasi, blablabla!)

Dua Burung Satu Sangkar

Tak abis pikir,
Tanggal tujuh belas malam dapat dua burung sekaligus
Aku cuma punya satu,
Kasihan dua burung besar itu
Bisa sesak bisa mati
Sangkarku robek bisa tak laku lagi
Welah... Sangkar yang itu haram kujual
Abis dicat, pake gincu
Tak abis pikir,
Wanita tujuh belasan jual sangkar malam-malam
Kasian sangkar itu, tak punya burung.
Harganya lumayan, lima ratus ribu
Aku punya empat ratus
Teman honorerku, es nya satu, seratus
Biarin,  asal anget burungku
Punya burung, masing-masing satu
Katanya yang itu tidak dijual, dicat gincu
Tak abis pikir,
Satu perempuan dua lelaki paruh waktu
Jual beli sangkar,
Cuma satu.
Kasian sangkar perempuan itu, disesaki dua burung
Kutaksir mahal, dua sampai lima puluh
nego ah, burungku menang pemilu.

Konon, Bukan Kata Nya

Mereka-mereka bergerombol
mengajak tetangga-tetangga
mengajak sodara-sodara
Berbaris rapi di tepi jalan kerikil aspal
telapak laki-laki mengepal
yang perempuan mengusap mata dengan kain di kepala
Lafaz-lafaz sesak sampai atap rumah
sedang di luarnya omongan baik
Ketika itu haramlah hardik
Disumpalnya selepas bersuci
Dikuburnya selepas azan
Habis itu gelaplah tanpa setitik pun

Matinya Sastrawan Muda

Seniman sastra berarti dosa besar
Sudah biasa... sastrawan muda
Yang hilang akal dalam kata-kata.
Suatu ketika di neraka
Sastrawan muda menanya pada Tuhan Maha Kuasa
Kenapa aku bukan ahli surga?
Duniaku, makna setiap barisnya
Aku, kata telapak tanganku, memanusiakan manusia
Selepas itu Tuhan tertawa
Saksikan sastrawan muda dibakar,
Saksikan sastrawan muda berkelakar
Mengatai baris-baris katanya yang sukar

Anumerta.

Anumu,
Serta-merta,
Mau apa?
Duksa-diksi satu kata sejuta makna?
Bah! Tinggal tunggu tutup buku.
Ada Al-Mizan. Tutup mulutmu.

Nandar IR

Calon penulis, menyukai videografi, dan hobi berpikir di kala rebahan. Harus kenal dekat dulu, baru asyik diajak ngobrol. Bukan berarti bersikap dingin, hanya kurang percaya diri memulai obrolan.

Posting Komentar

Hai, senang bisa mendapat komentar darimu! 😊

Lebih baru Lebih lama