Hari ini aku merasa usahaku tak pernah ada gunanya. Aku tidak mau lagi melakukan apa-apa sampai mereka bisa benar-benar menghargai usahaku. Walaupun mereka pikir itu hanya secuil usaha yang tak berguna.
Aku betul-betul tak mau lagi berjuang dengan mimpi apapun di hidupku. Akupun sepertinya ingin menjauhimu lagi, hanya sementara ini saja. Kalau memang aku sangat berdosa, maka bolehlah kau limpahkan segala dosa itu padaku. Aku memang berhak.
Kalau aku tak bisa mewujudkan mimpi orang lain, tolonglah wujudkan mimpiku sendiri. Yang tak ada paksaan, yang tak ada orang pun tahu sama sekali.
Aku lelah berjuang dengan keadaanku. Aku sebenarnya masih belum sembuh, aku hanya berusaha keluar tanpa tahu di mana jalan keluar yang benar. Aku merasa usaha kecilku, dari segala masalah di hidupku tiada yang menghargainya.
Jika kebetulan ada yang membaca ini, tolong sampaikan, aku sudah mau mati.






Kak Nandar, jangan patah semangat. Jika ada yang merendahkan, tunjukan dirimu lebih dari itu. Jika ada yang menghina, buktikan bahwa dirimu kuat dan bisa menjadi lebih.
BalasHapusDirimu berharga kak Nandar. Jika ada orang yang nggak bisa melihat itu, dia tidak layak berada di sekitarmu, kak.
Hehe... Terima kasih sudah ngasih support. Tulisan ini sudah lama, nyerahnya juga cuma 3 harian. Entah kenapa, saya kurang cocok kalau harus menyerah selama-lamanya.
HapusSyukurlah..
HapusSaya jadi lega dengarnya kak :D