ruangenier.com, Domain Impian


Sebelum memutuskan nama Ruang eNIeR, sebetulnya banyak sekali nama-nama keren yang cocok untuk diriku sendiri atau ketika orang lain melafalkannya. Namun karena berbagai alasan, akhirnya aku memutuskan Ruang eNIeR lah yang pas sebagai brand diri pribadi.


Dari banyaknya alasan itu, salah satunya karena nama-nama yang sempat akan kugunakan sudah lebih dulu digunakan orang lain. Bahkan pada awalnya aku ingin membuat domain enier.com saja, tapi sama saja, sudah digunakan. Brand sebuah merk pula—dari Spanyol.


Sekarang, masalahnya, ruangenier.com sebetulnya belum aku akuisisi. Nama blog itu masih magang di blogspot.com.


Sebetulnya aku ingin cepat-cepat mendapatkan hakku itu, tapi sayangnya domain .com terbilang mahal buatku yang masih belum punya penghasilan apa-apa. Biasa, masih anak papah mamah. Mau kerja juga, pasti tidak bakal dapat izin.


Beberapa cara sudah kulakukan. Mulai dari nulis di IDN Times, membuat pertanyaan-pertanyaan di Quora, sampai buat akun Trakteer. Tapi ketiganya masih mandeg tak cair-cair.


Di IDN Times, aku hanya butuh 500 poin lagi untuk bisa cair. Sayang sekali, aku benar-benar kehabisan ide untuk menulis sesuai kriteria media itu. Nulis banyak puisi pun tak akan sampai 500, bakalan lama. Akhirnya, karena tumpukan tugas juga, aku rehat dulu menulis di sana.


Quora, aku sempat berharap pada sosial media itu. Karena setiap aku membuat pertanyaan dan dijawab secara rinci oleh pengguna lain, maka aku dapat komisi atas pertanyaan yang kubuat itu. Tapi, beberapa sindiran muncul dari berbagai pengguna di sana. Ya sudah, maka saya lebih baik mengalah daripada mengotori kualitas dari media sosial itu. Bahkan aku mau menutup akun saja. Oh iya, penghasilanku masih kecil di sana. Hanya sekitar $3 lebih sedikit. Perlu $7 lagi untuk bisa cair. Sangat berat, apalagi hanya mengandalkan pertanyaan saja.


Terakhir, aku membuat sebuah akun trakteer di blog Ruang eNIeR. Kusimpan iklannya di bagian "About" di bawah situs. Sengaja kusembunyikan, karena takut kepikiran apakah ada yang donasi atau tidak. Kalaupun ada yang niat mau donasi, aku bisa benar-benar tahu bahwa dia memang suka dengan isi blogku. Makannya dia sampai kepo keseluruh halaman blog. Dan mungkin, ketika dia melihat akun Trakteerku, dia benar-benar ikhlas memberinya padaku. Bukan karena kasihan, tapi karena tulisanku.


Ya begitulah. Semoga saja, kalaupun dari ketiga cara di atas tak banyak membantu, suatu saat aku bisa menabung sampai terkumpul sesuai harga domain impianku. Kalaupun tidak, pasti aku akan ada pada fase bakal kerja kemudian dapat upah. Setelah itu, pasti akan kusisihkan untuk blog kesayanganku itu.


Mudah-mudahan, tidak ada yang berminat dengan nama domain itu selain diriku. Takutnya, aku keduluan lagi. Takutnya nama domain itu juga menarik perhatian orang lain. Takutnya, ada yang menemukan blogku lalu jail membeli domain itu dengan sengaja. Ya, semoga saja.


Kalaupun demikian, aku masih punya ribuan kata yang bisa kujadikan cadangan sebagai nama domain. Tapi berharap sih, Ruang eNIeR tetap tersedia sampai aku bisa mampu membelinya. Doakan saja. 😁

Nandar IR

Calon penulis, menyukai videografi, dan hobi berpikir di kala rebahan. Harus kenal dekat dulu, baru asyik diajak ngobrol. Bukan berarti bersikap dingin, hanya kurang percaya diri memulai obrolan.

Posting Komentar

Hai, senang bisa mendapat komentar darimu! 😊

Lebih baru Lebih lama