Tapi kemarin aku benci keduanya. Benci, bahwa mereka sama sekali tak memedulikan adik sepupuku, keluarga mereka juga. Kemarin ia bahagia menyambut hari besar dalam hidupnya, pernikahan. Mengapa mereka begitu tidak menahan semua ego, demi dia, demi melihat ia tersenyum selalu.
Aku tak tahu apakah adik sepupuku ini tahu soal ini, tapi yang jelas akan sakit rasanya kalau ia tahu. Mudah-mudahan saja ia tak tahu apa yang terjadi.
Ribut, menghancurkan kebahagiaan dari perkumpulan yang sesaat. Momen seperti ini pasti akan jarang terjadi lagi, dan mungkin tak sekompak ini lagi.
DONASI VIA TRAKTEER
Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi yang diberikan, akan digunakan untuk keperluanwww.nandarir.com. Terima kasih.






