TAK SEPERTI | PUISI #1
Tak Seperti
(Nandar IR)
Ketika kamu membinar, bersambut hati sang penerima
Dengan gaun tipis, dengan kain halus di atas kepala
Menyusun satu tempat di sudut selatan nirwana
Tak seperti hari ini,
kamu memetik setangkai bunga, ketika fajar belum sampai di singgasananya
Akarnya sedang mengering disirami air mata
Kamu menghirupnya
Tasikmalaya, 18 Juli

Komentar
Posting Komentar
Hai! senang bisa mendapat komentar darimu. 😊
Sok, kasih kritik maupun saranmu buat blog ini. Jangan nanggung, hajar aja!