h2amzOiq2Tn9rmGhajOa165fMKwBqbFxQjYwl3bC
Bookmark

Makna Lagu Bertaut Nadin Amizah, Curhatan Pada Ibunda

makna lagu bertaut nadin amizah
https://youtu.be/HyhLsy6b0XI
Makna Lagu Bertaut Nadin Amizah — Lagu berjudul Bertaut yang dibawakan oleh Nadin Amizah ini adalah lagu kedua yang saya bedah, setelah memaknai lagu peradaban dari feast. Lirik-liriknya memang tak serumit peradaban, tapi buat saya, maknanya jauh lebih dalam dan intim.

Tapi sebelum ke pembahasan utamanya, saya ingin jelaskan terlebih dulu, bahwa seluruh makna yang saya tulis adalah murni pendapat sendiri. Jika ada yang tak sepaham, silakan komentar di bawah saja. Siapa tahu kita bisa diskusi bersama.

Baiklah, tanpa banyak menulis kalimat pembuka, inilah makna lagu Bertaut Nadin Amizah.


Lirik lagu Nadin Amizah, Bertaut

Jika kamu belum tahu isi lirik lagu Bertaut, di bawah ini kamu bisa membacanya. Silakan baca dan pelajari. Mungkin saja kamu lebih paham dengan lagu yang viral di TikTok ini.


Bun, hidup berjalan seperti bajingan

Seperti landak yang tak punya teman

Ia menggonggong bak suara hujan

Dan kau pangeranku, mengambil peran

Bun, kalau saat hancur ku disayang

Apalagi saat ku jadi juara

Saat tak tahu arah kau di sana

Menjadi gagah saat ku tak bisa

Sedikit kujelaskan tentangku dan kamu

Agar seisi dunia tahu

Keras kepalaku sama denganmu

Caraku marah, caraku tersenyum

Seperti detak jantung yang bertaut

Nyawaku nyala karena denganmu

Aku masih ada sampai di sini

Melihatmu kuat setengah mati

Seperti detak jantung yang bertaut

Nyawaku nyala karena denganmu

Bun, aku masih tak mengerti banyak hal

Semuanya berenang di kepala

Dan kau dan semua yang kau tahu tentangnya

Menjadi jawab saat ku bertanya

Sedikit kujelaskan tentangku dan kamu

Agar seisi dunia tahu

Keras kepalaku sama denganmu

Caraku marah, caraku tersenyum

Seperti detak jantung yang bertaut

Nyawaku nyala karena denganmu

Aku masih ada sampai di sini

Melihatmu kuat setengah mati

Seperti detak jantung yang bertaut

Nyawaku nyala karena denganmu

Semoga lama hidupmu di sini

Melihatku berjuang sampai akhir

Seperti detak jantung yang bertaut

Nyawaku nyala karena denganmu


Bagaimana? Apakah hati dan pikiranmu telah menemukan apa yang ingin disampaikan Nadin lewat lagu bertaut? Kalau belum, kita pahami bersama-sama saja.


Makna Lagu Bertaut Nadin Amizah

Mengambil perspektif seorang anak (Nadin Amizah) yang sedang curhat pada ibundanya, lagu ini mengajak kita agar lebih intim dengan isi cerita dari lirik lagu Bertaut. Kita sebagai pendengar, seolah-olah diajarkan bahwa, "begini lho, cara mengungkapkan perasaan pada orang tua. Lepaskan saja isi hati kamu, gak usah takut!".

Judul lagu "Bertaut" jika dimaknai sesuai KBBI, memiliki arti berhubungan, bertalian, berkaitan, jalin-menjalin. Jika dihubungkan dengan isi lirik lagunya, maka bisa diartikan sebagai keterkaitan erat antara seorang Nadin dengan ibunya.

Pada awal lirik, Nadin sedang mengeluarkan segala isi hatinya kepada sang ibunda. Tentang hidup yang dipenuhi dengan kelicikan, kemunafikan, rasa sedih, lelah, kadang kala bahagia, dan sebagainya.

Seperti landak yang tak punya teman juga dapat diartikan sebagai seseorang yang kesepian karena dikucilkan oleh orang-orang, akibat sesuatu yang mungkin dibenci atau ditakuti. Saya merujuk pada beberapa tayangan tentang landak, yang biasanya selalu digambarkan sendirian tanpa teman. Entah dongeng ataupun kehidupan tentang hewan. CMIIW.

Nadin juga bercerita bahwa hidup teramat berisik seperti gonggongan anjing. Lebih parahnya, itu terus menerus terdengar, setiap saat.

Pada lirik "dan kau pangeranku, mengambil peran", kita bisa memahami seberapa dekat Nadin dengan ibunya. Alih-alih menyebut Ratu, Nadin lebih memilih kata Pangeran untuk menjelaskan tentang sosok ibunda.

Menurut saya, Nadin mungkin ingin menjelaskan bahwa manusia sering kali jauh lebih dekat dengan pasangannya, daripada keluarga sendiri. Seperti pada dongeng sosok seorang Putri, yang sering tayang di televisi. Bukankah ujung-ujungnya berakhir dengan pertemuan antara Putri dan pangeran?

Maka dari itu, kata Pangeran lebih cocok sebagai penggambaran kedekatan Nadin bersama sang ibunda.

Sang ibu selalu menemani putrinya, kapanpun dan dalam keadaan apapun. Saat dalam kondisi hidup yang hancur, sampai menjadi seseorang yang bisa dibanggakan. Ia sosok yang selalu menyayangi dan mendukung keputusan anaknya.

Lalu, pada bagian paling enak di lagu ini yaitu tentu saja bagian chorus-nya, Nadin menjelaskan bahwa sifat baik dan buruknya tidak pernah jauh dari sifat ibunya sendiri. Caranya marah, maupun tersenyum. Diibaratkan detak jantung yang saling bertaut, tak pernah saling memisah.

Nadin juga mengutarakan bahwa ia selalu melihat ibunya berjuang membahagiakan dirinya. Digambarkan gagah menahan segala keluh kesah anaknya, meski pasti dirinya juga memiliki masalah yang jauh lebih parah.

Terakhir, masih dalam suasana bercerita pada sang bunda, Nadin menjelaskan bahwa ibunya adalah jawaban dari segala kebingungan tentang hidup yang belum ia ketahui.

Ya, ibu memang selalu menjadi jawab atas segala hal yang tak kita ketahui. Hal sepele seperti tugas sekolah saat SD saja, yang kamu tanya di waktu mepet pun, ibu selalu mampu menjawabnya bukan? Begitulah sosok seorang ibu. Membantu anaknya ketika kesulitan, meski kita sering tak pernah menghargai usahanya.


Penutup

Pada intinya, lagu Nadin Amizah yang berjudul Bertaut ini berisi tentang kedekatan seorang anak dengan ibunya. Namun, kalau secara umum, lagu ini juga bisa dimaknai sebagai keterikatan batin antara anak dan keluarga. Entah bersama dengan ibu, ayah, adik, maupun kakak. Tergantung kedekatanmu saja pada siapa.

Lagu Bertaut ini juga mengajarkan kita bahwa sejauh apapun kita dengan keluarga, pasti akhirnya butuh mereka juga. Mungkin saja kamu merasa kesepian tanpa mereka. Meski otak selalu memaksa untuk lupa, tapi perasaan di hati tidak pernah berbohong. Ketika hidup dalam keadaan yang hancurpun, keluarga bisa jadi obat penenang.

Namun, bagi yang hidupnya tidak seberuntung lirik lagu Bertaut, tetap tegarlah. Meski kamu sedang merasa sendirian, tetap percayalah janji Tuhan. Bisa jadi, di seberang waktu nanti, kita bertemu sosok seperti yang diceritakan Nadin. Kalaunpun tidak pernah, seperti yang sering saya sebutkan, setidaknya kamu berhenti bernapas dalam keadaan sedang berjuang tanpa lelah. Yakinlah, Tuhan tak akan mengkhianati janjinya. Jika di dunia sulit bahagia, tak ada keluarga yang mendukung, kamu pasti akan tersenyum di surga.

Baiklah, sampai di sini saja penjelasan makna lagu Bertaut Nadin Amizah. Semoga kamu memahami apa yang saya jelaskan di atas. Kalau ada tambahan, boleh dong komentar di bawah. Terima kasih.

Posting Komentar

Posting Komentar

Hai! senang bisa mendapat komentar darimu. 😊
Sok, kasih kritik maupun saranmu buat blog ini. Jangan nanggung, hajar aja!