Tingkat Baper Orang Berbeda-beda, Jangan Menghakimi Segala
"Apaan sih, baperan!" Begitulah kira-kira kalimat yang biasa terucap dari mulut seorang "ahli lawak". Seseorang yang berusaha sok asyik di depan orang banyak, dengan menyerang fisik dan mental satu orang terlemah dalam kumpulan tersebut. Kalimat yang juga seolah menjadi stempel resmi bahwa, saling hina itu tidak apa-apa. Tidak peduli dengan kenyataan, tingkat baper orang berbeda-beda. Ucapan di atas biasanya memang sering keluar dari mulut para penyuka lawakan fisik maupun mental orang lain. Tak peduli apakah dia kenal dekat, atau tidak kenal sama sekali. Tidak peduli respon yang dihina biasa saja, atau malah jadi sakit hati luar biasa. Yang penting " jokes " sampai, dan lucu buat kaum-kaum yang punya ideologi mirip dengannya. Ketika jokes -nya menyakiti hati, maka muncullah tameng kalimat murahan bernama "baperan" ini. Sebenarnya untuk saya pribadi, humor dengan teknik menghina fisik maupun mental, bisa sah-sah saja. Dengan syarat utama, pelaku ...