Puisi 'Mahkamah Orang Dalam' oleh Nandar IR

Puisi ini, kau tahu untuk siapa. Silakan kira-kira saja, Puisi 'Mahkamah Orang Dalam' ini.

wakil rakyat
pixabay.com/FelixMittermeier

Puisi 'Mahkamah Orang Dalam'

Oleh: Nandar IR

Kamu pernah jadi korban?

Atau malah kamu yang jadi pelakunya
Kamu pernah gila jabatan?
Atau malah kamu peminta-mintanya
Kamu pernah jadi pemegang kekuasaan?
Atau malah kamu penyogoknya
Kamu pernah sudi uangkan?
Atau malah kamu penggelontornya

Seperti itu gambaran penguasa yang dulu ngaku wakil rakyat
Pas jadi wakil rakyat, eh kamu yang dikuasai

Kamu berjejer rapi menunggu namamu disebut
Nyoblos sana-sini, satu lembar karena hati, yang lain karena serangan pagi
Pas dikhianati kamu juga yang harus berjejer di jalanan ramai

Kita yang sedang bodoh
Atau penguasa yang kelewat gila honor?
Ah, gila semua!
Nandar IR

Calon penulis, menyukai videografi, dan hobi berpikir di kala rebahan. Harus kenal dekat dulu, baru asyik diajak ngobrol. Bukan berarti bersikap dingin, hanya kurang percaya diri memulai obrolan.

2 Komentar

Hai, senang bisa mendapat komentar darimu! 😊

  1. hmmm memiliki pesan tersirat, semoga mereka sadar akan apa yang telah dilakukan.

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama