Puisi 'Buat Kaum Fanatik' oleh Nandar IR

Puisi ini kupersembahkan buat kaum-kaum yang mudah diserang ketika fajar tiba. Ketika para calon wakil rakyat susah dan tidak percaya surat suara. Selamat mengapresiasi, puisi 'Buat Kaum Fanatik' ini.

fanatik


Buat Kaum Fanatik

Nandar IR

Coba ceritakan kritik mana yang kau sandingkan bersama kerakyatan?


Apakah nyaringnya teriakan dengan menyebut nama tuhan di jalanan?

Ataukah bela pancasila, mengagungkan tuan tanah di istana kepresidenan?

Jangan sebut rakyat

Jangan sebut agama

Bila jiwamu saja hanya mementingkan fanatik buat satu tokoh kenegaraan

Jangan sebut rakyat

Jangan sebut agama

Bila tuntutan utamamu saja cuma menggulingkan lawan

Satu lagi,

Jangan sebut rakyat

Jangan sebut agama

Karena fanatikmu jadi cerminan, kau tak sedang membela keduanya

(Bandung, 28 November 2019, di kontrakan kecil.)
Nandar IR

Calon penulis, menyukai videografi, dan hobi berpikir di kala rebahan. Harus kenal dekat dulu, baru asyik diajak ngobrol. Bukan berarti bersikap dingin, hanya kurang percaya diri memulai obrolan.

Posting Komentar

Hai, senang bisa mendapat komentar darimu! 😊

Lebih baru Lebih lama