Suramnya Kehidupan Pinggir Kota, Ala Cerpen 'Lampor' Joni Ariadinata
Cerpen "Lampor" merupakan salah satu dari kumpulan cerita pendek, Cerpen Pilihan KOMPAS 1994. Cerpen ini menjadi karya terbaik, sehingga menjadi judul utama dalam sampul bukunya. Sebagai karya teratas, tentu cerpen ini memiliki nilai plus lebih dari cerita pendek lainnya. Lampor, menjadi sebuah gambaran suram kehidupan orang pinggir kota. Sebuah bacaan wajib buat kamu, yang ingin mengetahui sisi kelam negeri ini. Bagaimana riviu atau resensi lengkapnya? Yuk, mari kita masuk! Abstrak Pukul enam pagi, gubuk reyot milik Abah Marsum sudah bising diteriaki istrinya, Sumiah. Istrinya sudah sibuk memaki-maki keadaan rumah, dirinya, dan ketiga anaknya: Tito, Rois, dan Rohanah. Keadaan yang sudah jadi kebiasaan di gubuk dekat kali comberan. Sumiah memang sering dibuat geram dengan keseharian Abah Marsum yang hanya sibuk tidur dan membual soal kekayaan yang akan didapatkannya. Setiap akan meminta jatah uang belanja, Abah Marsum selalu tak punya. Bukan hanya tentang suami useless-nya s...